11/01/2017

Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah Soreang Membutuhkan Anggaran 450 Miliar Rupiah

Diposkan oleh klik soreang
Melansir informasi yang dirilis oleh portal berita Republika Online - disebutkan bahwa, "Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah Soreang Membutuhkan Anggaran 450 Miliar Rupiah". Namun pemerintah kabupaten Bandung sendiri mengantongi anggaran hanya 8 miliar saja. Dan saat ini pembangunannya terus berjalan.
Pembangunan Akan Dilakukan Secara Bertahap
Mega proyek RSUD Soreang berlokasi di desa Cingcin, seperti pemadatan dan perataan tanah semua lahan yang memiliki keseluruhan luas 42 ribu meter persegi tersebut. Lokasi yang lebih tepat mengenai pembangunan RSUD Soreang di Desa Cingcin di Jalan Raya Gading Tutuka di Desa Cingcin.

Rupanya lahan Taman Soreang yang selama ini dikelola hanya sepenggal saja dari aset yang dimiliki oleh Pemkab Bandung. Dan kalau melihat dari maket di atas Taman Kota Soreang persis berada di tengah-tengah RSUD bila nanti sudah selesai.

BACA JUGA : Potret Taman Kota Soreang

Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah Soreang Membutuhkan Anggaran 450 Miliar Rupiah
Dengan kondisi yang tidak imbang antara uang yang tersedia dibandingkan dengan nilai pagu proyek RSUD Soreang ini, Pemkab berharap ada bantuan dana dari pemerintah provinsi Jawa Barat.

Tapi bila membaca apa yang sudah dirilis oleh Pikiran Rakyat online - disebutkan bahwa sudah ada kesepakatan kerjasama antara Pemkab Bandung dengan Bank BJB sehubungan dengan proyek ratusan milyar tersebut.
Penandatanganan Kerjasama RSUD Soreang dengan BJB Syariah
Direktur proyek RSUD Soreang, Iping Suripto sudah bertemu dengan Kepala BJB Syariah Cabang Soreang, Rian Taufik Maulana untuk penandatangan kerjasama dalam pembangunan RSUD Soreang.

Dalam wawancaranya, Iping memohon doa restu agar pembangunan RSUD Soreang bisa berjalan dengan baik. Sementara itu, BJB Syariah merasa senang telah dipercaya untuk menjadi mitra dalam pembangunan rumah sakit tersebut.

Dan rencana keuangan lain yang akan dilakukan oleh BJB Syariah yaitu membentuk koperasi bagi pegawai RSUD Soreang nantinya. 
Read More
RUMAH BISNIS SOREANG

SPONSOR UTAMA KAMI:

22/11/2016

Inilah Aneka Benda di Rumah yang Sering Lupa Dibersihkan

Diposkan oleh klik soreang
Inilah Aneka Benda di Rumah yang Sering Lupa Dibersihkan
Inilah Aneka Benda di Rumah yang Sering Lupa Dibersihkan
Aktivitas membersihkan rumah adalah rutinitas yang kerap menyita waktu. Namun aktivitas yang satu ini tidak boleh dilewatkan agar rumah kita selalu nyaman dan sehat.

Karena merasa bosan membersihkan rumah, kemungkinan besar kita jadi sering lalai untuk urusan bersih-bersih. Malah ada benda-benda yang sering lupa dibersihkan dan menjadi sarang debu.

Ternyata beberapa benda berikut ini adalah benda yang kerap luput dari perhatian ketika kita bersih-bersih di rumah:
  • Sapu Ijuk
Sapu merupakan salah satu perlengkapan wajib untuk bersih-bersih. Tetapi justru sapu sering lupa dibersihkan sehinga debu dan helaian rambut jadi menumpuk di sapu. Sebenarnya mencuci sapu itu mudah lho?

Kita hanya perlu merendam sapu dalam larutan deterjen dan membilasnya dengan air bersih. Kemudian angin-anginkan sapu agar lekas kering dan bisa segera dipakai kembali.
  • Kulkas
Bila kita selalu membersihkan bagian luar kulkas, belum tentu kita selalu ingat untuk membersihkan bagian dalamnya. Tumpahan makanan dan minuman di kulkas dapat membuat kulkas jadi kusam, sulit dibersihkan, dan berbau tak sedap.

Demi menghindari hal ini, sebaiknya kita rutin mengecek isi kulkas. Segera singkirkan makanan atau minuman yang sudah rusak dan tempatkan aneka isi kulkas pada wadah yang tertutup rapat.
  • Lukisan dan Bingkai Foto
Lukisan dan bingkai foto dapat menjadi sarang debu bila tidak pernah dibersihkan dengan benar. Usahakan untuk senantiasa rutin membersihkan lukisan dan bingkai foto dengan menggunakan lap yang lembap minimal seminggu sekali. Sehingga debu tidak akan mempengaruhi kualitas foto dan lukisan yang kita pajang di rumah.
  • Karpet Bulu di Lantai
Model karpet bulu cantik tidak akan ada artinya jika kita tidak membersihkannya secara teratur. Jika sedang tidak dicuci, sebaiknya karpet bulu dibersihkan dengan menggunakan vacuum cleaner.

Supaya tampilannya selalu bersih dan bebas debu serta kotoran. Sementara untuk mengatasi noda membandel, gunakan larutan air deterjen pada bagian karpet yang terkena noda.

Rasanya pasti sayang sekali kan kalau karpet bulu cantik yang kita beli di MatahariMall jadi rusak karena kotor. Walaupun varian produknya dibanderol dengan harga murah, karpet bulu dari MatahariMall memiliki kualitas unggulan sehingga tidak mudah rusak.

Jika kita rajin memperhatikan kebersihannya, niscaya karpet bulu kesayangan akan senantiasa tahan lama. [w4/11_shi]
Read More

29/10/2016

Lomba Foto #SetiaKawan2016: Menembus Batas

Diposkan oleh klik soreang
Lomba Foto #SetiaKawan2016: Menembus Batas - Kementerian Sosial Republik Indonesia bekerjasama dengan KSN (Kesetiakawanan Sosial Nasional) serta PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) menggelar sebuah lomba fotografi dengan tema Menembus Batas.

Peserta Lomba Foto #SetiaKawan2016: Menembus Batas adalah umum dan wartawan. Waktu perlombaan akan ditutup pada 3 Desember 2016. Pengumuman pemenang serta penyerahan hadiah pada 10 Desember 2016.

Ada 3 orang juri pada Lomba Foto #SetiaKawan2016: Menembus Batas ini, yaitu; Oscar Matuloh selaku Direktur Eksekutif ANTARA, Arbain Rambey (Pakar fotografi Indonesia), serta dari Kementerian Sosial yaitu Risman Marah.

Lomba Foto #SetiaKawan2016: Menembus Batas mencari juara 1, 2 dan 3 serta 10 juara harapan. Pemenang akan membawa pulang uang jutaan rupiah.

  • Juara 1: akan mendapatkan uang Rp15.000.000
  • Juara 2: akan mendapatkan uang Rp10.000.000
  • Juara 3: akan mendapatkan uang Rp7.500.000
  • dan 10 orang juara harapan akan mendapatkan uang masing-masing Rp1.000.000 
Untuk menadapatkan informasi lebih detil tentang Lomba Foto #SetiaKawan2016: Menembus Batas ini, silakan ikuti mereka di media sosial.
Twitter: foto_setiawakan
Facebook, Instagram: fotosetiakawan
Youtube: Setia Kawan


Atau perhatikan poster Lomba Foto #SetiaKawan2016: Menembus Batas berikut ini untuk informasi yang belum tertulis pada artikel Soreangku kali ini. [w4/10]



Read More